JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Buntut maraknya operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah kepala daerah belakangan ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bakal safari ke daerah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (30/07/2026).
Dalam agenda tersebut, teknis kunjungan di setiap titik daerah akan berlangsung selama dua hari. Pihaknya bersama pimpinan KPK, Deputi KPK, hingga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) bakal turun secara bergantian untuk memetakan titik rawan potensi penyimpangan.
Mendagri Tito Karnavian akan lakukan memonitor, mendeteksi, dan berusaha menginventarisir anggaran yang dirasa tidak efisien untuk diefisienkan.
“Tim dari Kemendari dan tim dari KPK akan bersama-bersama, disamping tentunya upaya penindakan tentunya menjadi hak domain dari penegak hukum khususnya KPK,” ungkapnya dilansir dari viva.co.id
“Sepuluh titik bersama Ketua KPK, deputinya gantian, Wamendagri gantian, dua hari spesifik tiap-tiap daerah,”tambahnya
Kemendagri selama ini telah berupaya meningkatkan kapasitas dan integritas kepala daerah. Namun keputusan untuk melakukan penyimpangan ada di tiap individu.pihaknya tak bisa mengawasi 24 jam. Dia mengatakan seharusnya setiap kepala daerah punya integritas.
















