Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukumNews

Kejar-kejaran di Atap Selama 1 Jam, Pria Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Pinrang Diamankan Polisi

4
×

Kejar-kejaran di Atap Selama 1 Jam, Pria Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Pinrang Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

PINRANG | KHATULISTIWA.MEDIA – Video penangkapan seorang pria berinisial R (21) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi perhatian publik. Pria tersebut diamankan polisi setelah dilaporkan melakukan dugaan pelecehan terhadap seorang anak perempuan di bawah umur.

Proses penangkapan berlangsung dramatis. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengamankan R lantaran terjadi aksi kejar-kejaran di atas atap rumah warga.

Banner

Peristiwa tersebut bermula ketika pelaku diduga menyusup ke rumah korban di Kelurahan Temmasarangnge, Kecamatan Paleteang, pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 08.30 Wita.

Saat hendak diamankan, R berupaya menghindari petugas dengan naik ke bagian atap bangunan. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menurunkan pria tersebut.

Setelah berhasil diamankan, R langsung dibawa ke kantor polisi. Langkah itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan amukan massa yang sudah berkumpul dan merasa kesal atas dugaan perbuatan pelaku.

Kapolsek Paleteang, Iptu Syamsul Kahar, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan konfirmasi kepada pihak Puskesmas Sulili, R diketahui merupakan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Kami sudah melakukan konfirmasi ke Puskesmas Sulili bahwa pelaku memang merupakan pasien (ODGJ) di Puskesmas Sulili. Dia rutin obat rutin karena dia itu kebiasaan juga pakai lem fox,” ungkap Syamsul Kahar.

Syamsul menjelaskan, penanganan awal terhadap peristiwa tersebut dilakukan oleh Polsek Paleteang.

Sementara itu, laporan resmi terkait dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur telah dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pinrang untuk penanganan dan proses hukum lebih lanjut.

Polisi selanjutnya akan menangani perkara tersebut dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan, laporan korban, serta kondisi pelaku berdasarkan keterangan pihak medis.

Kasus ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan dugaan tindak pelecehan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *