Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahNewsTeknologi

KEBUT PROYEK MYP, PEMPROV SULSEL GENJOT PEMBANGUNAN JALAN STRATEGIS UNTUK DONGKRAK EKONOMI DAERAH

17
×

KEBUT PROYEK MYP, PEMPROV SULSEL GENJOT PEMBANGUNAN JALAN STRATEGIS UNTUK DONGKRAK EKONOMI DAERAH

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggeber pelaksanaan Multi Years Project (MYP) dengan mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai daerah. Proyek yang dibiayai melalui APBD ini menjadi salah satu program unggulan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Percepatan pembangunan difokuskan pada jalur-jalur dengan tingkat mobilitas tinggi yang selama ini menjadi urat nadi distribusi barang, jasa, dan aktivitas ekonomi antardaerah. Langkah tersebut sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang lebih aman dan nyaman.

Banner

Berdasarkan laporan progres terbaru, pelaksanaan MYP dibagi dalam lima paket pekerjaan yang mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid di sejumlah titik prioritas.

Pada Paket 2, pekerjaan berlangsung di beberapa ruas penting, di antaranya Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang, Panciro–Batas Kota Makassar, Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar, Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba, Palleko–Towata, hingga Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto.

Sementara itu, Paket 3 difokuskan pada ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang dan Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung. Untuk Paket 4, pekerjaan dilakukan di ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo, Impa-Impa–Anabanua, Doping–Atapange, serta Batas Soppeng–Ulugalung.

Adapun Paket 5 mencakup pembangunan saluran dan penguatan struktur jalan di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae serta Ujung Lamuru–Palattae yang juga dibarengi pekerjaan pengaspalan.

Saat ini, sebagian besar pekerjaan telah memasuki tahap pengaspalan, pembangunan bahu jalan, hingga penguatan struktur untuk meningkatkan daya tahan ruas terhadap beban kendaraan dan tingginya aktivitas lalu lintas.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan proyek tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh tahapan MYP berjalan sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan roda perekonomian di berbagai wilayah Sulawesi Selatan dapat bergerak lebih cepat dan merata.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *