JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, Rabu (04/11/2026).
Kedatangan Nusron untuk memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK yang sebelumnya telah disampaikan. Meski demikian, pemeriksaan tersebut tidak tercantum dalam jadwal pemeriksaan KPK hari ini.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kehadiran Nusron. Ia menyebut Menteri ATR/BPN tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
“Benar, hari ini saudara NW hadir memenuhi panggilan sebelumnya. Jadi sebenarnya memang tidak ada penjadwalan pemeriksaan untuk hari ini,” ujar Budi.
Kehadiran Nusron berlangsung di tengah penyidikan kasus dugaan suap terkait pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) lahan milik PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.
Tak hanya perkara dugaan suap pembukaan blokir HGB, lembaga antirasuah juga tengah mengusut dugaan penerimaan lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Pengusutan tersebut berkaitan dengan sejumlah urusan internal kementerian, mulai dari rotasi, promosi, mutasi jabatan, hingga berbagai layanan pertanahan lainnya.
Pemeriksaan terhadap Nusron menjadi bagian dari proses pendalaman penyidik untuk mengungkap lebih jauh dugaan praktik korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
KPK masih terus melakukan penyidikan guna menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat serta mengungkap konstruksi perkara tersebut.
