MAKASSAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Tawuran dua kelompok remaja pecah di tepi Kanal Baraya dan pertigaan Jalan Kadea, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (30/10/2026) sore. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang menggunakan busur, batu, hingga petasan.
Tawuran tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, dan Kelurahan Bungaeja Beru, Kecamatan Tallo. Situasi sempat memanas hingga polisi turun tangan untuk membubarkan massa yang terlibat bentrokan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika sekelompok pemuda yang belum diketahui identitasnya diduga sengaja melepaskan petasan ke arah dua wilayah tersebut. Aksi itu memicu reaksi dari kedua kelompok hingga berujung pada tawuran.
Insiden pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.40 Wita. Personel Polsek Bontoala kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 17.00 Wita untuk membubarkan kelompok yang bertikai sekaligus mengimbau warga agar menghentikan aksi tawuran.
Namun, upaya pembubaran tersebut belum sepenuhnya menghentikan bentrokan. Sekitar pukul 17.20 Wita, kedua kelompok kembali terlibat tawuran di lokasi tersebut.
Polisi kembali bergerak dan berhasil membubarkan kedua kelompok yang terlibat aksi saling serang. Peristiwa ini menunjukkan bahwa situasi sempat kembali memanas meski aparat telah melakukan penanganan di lapangan.
Penggunaan busur dalam tawuran menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan korban luka berat hingga mengancam keselamatan jiwa. Aksi saling serang di kawasan permukiman juga dapat membahayakan warga yang tidak terlibat dalam konflik.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai adanya korban luka maupun pihak yang diamankan dalam peristiwa tersebut.
