DaerahEkonomiNasionalNews

Polemik PLTSa Makassar Kembali Memanas, Warga Tamalanrea Minta Pemkot Sampaikan Aspirasi ke Pusat

23

MAKASSAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Aksi penolakan warga Tamalanrea terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau PSEL di Makassar, Sulawesi Selatan, kembali mencuat pada Mei 2026.

Koordinator Gerakan Rakyat Menolak Lokasi Pembangunan (GERAM) PLTSa Tamalanrea, H Akbar Adhy menyatakan secara bulat warga menolak pembangunannya. Warga bahkan telah menemui Pemerintah Kota menangani masalah ini dan meminta di sampaikan ke Pemerintah Pusat.

Penolakan itu juga diperkuat hasil kajian Walhi bersama Nexus3 Foundation pada 2024 yang menyebut karakteristik sampah di Indonesia cenderung basah dan bercampur plastik sehingga proses pembakaran dinilai tidak optimal.

Kondisi tersebut disebut berpotensi meningkatkan pembentukan zat beracun seperti dioksin dan furan yang dapat membahayakan kesehatan serta memicu masalah lingkungan di kawasan sekitar pembangunan PLTSa Tamalanrea.

Hingga hari ini, tim media masih membuka ruang klarifikasi kepada Pemerintah Kota Makassar guna menjaga prinsip keberimbangan informasi serta profesionalitas dalam pemberitaan.

Exit mobile version