JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat dan nasabah perbankan agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi terkait kendala layanan transaksi perbankan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap informasi mengenai kendala layanan transaksi dan penarikan dana nasabah pada bank yang dimaksud.
OJK saat ini terus memantau kondisi industri perbankan secara menyeluruh guna memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga. Langkah pengawasan tersebut juga dilakukan melalui pelaksanaan stress test untuk mengukur ketahanan industri perbankan dalam menghadapi berbagai potensi risiko.
Selain itu, OJK memperkuat koordinasi dengan sejumlah lembaga terkait, yakni Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan, serta Bank Indonesia (BI).
“Kami memberikan perhatian serius terhadap informasi mengenai kendala layanan transaksi dan penarikan dana nasabah pada bank dimaksud,” ujar Friderica dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (03/11/2026).
OJK juga meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah nasabah.
Masyarakat diimbau agar selalu mengakses saluran komunikasi resmi masing-masing bank untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini, termasuk mengenai kondisi layanan perbankan serta proses penyelesaian transaksi.
OJK menegaskan bahwa pemantauan dan koordinasi dengan otoritas terkait terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat dan stabilitas industri jasa keuangan nasional.
