POLMAN | KHATULISTIWA.MEDIA – Seorang nelayan bernama Abd Jalil (49) diduga menjadi korban serangan buaya berukuran sekitar 3 meter di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek dan kini menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Majene.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, buaya berukuran besar tersebut sebelumnya sempat muncul di sebuah selokan yang dipenuhi sampah di wilayah Polman.
“Setibanya di muara sungai, korban memutuskan turun dari perahu menuju ke tepian sungai yang airnya setinggi dada untuk membenahi posisi sekaligus mengikat tali perahunya. Saat itu, korban sama sekali tidak menyadari keberadaan buaya di sekitar lokasi,” ucap salah satu warga, Kamis (29/10/2026).
Serangan buaya itu mengakibatkan Abd Jalil mengalami luka robek pada sejumlah bagian tubuh, terutama di bagian lengan dan pinggang.
Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit Kabupaten Majene untuk menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat setempat, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai dan perairan. Nelayan menjadi salah satu kelompok yang merasa waswas, terutama ketika hendak beraktivitas di sungai maupun pergi melaut.
Kemunculan buaya di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat menjadi perhatian serius, mengingat potensi ancaman terhadap keselamatan warga.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai maupun saluran air yang diduga menjadi habitat buaya. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali melihat kemunculan satwa tersebut.
















