NasionalNews

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok, Hibah dari Italia

34

JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Kapal induk Giuseppe Garibaldi eks Angkatan Laut Italia yang kini menjadi milik Indonesia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).


Kedatangan kapal induk tersebut menjadi perhatian, termasuk dari sejumlah media internasional, seiring langkah Indonesia memperkuat kemampuan pertahanan maritim sekaligus meningkatkan kapasitas untuk mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Kegiatan penyambutan kapal tersebut dihadiri langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono, serta Komandan Kapal Giuseppe Garibaldi, Kapten Marco Guerriero.

Kapal Giuseppe Garibaldi merupakan kapal perang eks Italia yang diserahkan kepada Indonesia. Kehadirannya disebut menjadi bagian dari penguatan strategi pertahanan maritim Indonesia, sekaligus membuka kemampuan baru dalam menjalankan misi non-tempur, seperti operasi kemanusiaan, evakuasi, hingga membantu penanggulangan bencana.

Kapal tersebut memiliki kemampuan untuk mengoperasikan dan mengangkut hingga sekitar 14 helikopter, sehingga dapat mendukung mobilitas personel maupun distribusi bantuan dalam berbagai operasi. Kemampuan ini dinilai dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah kepulauan Indonesia.

Dalam pengoperasiannya di Indonesia, kapal Giuseppe Garibaldi juga disebut akan bekerja sama dengan PT PAL Indonesia. Kolaborasi tersebut berkaitan dengan kesiapan, pemeliharaan, serta penyesuaian kapal dengan kebutuhan operasional dan sistem pertahanan Indonesia.

Kapal ini merupakan hibah dari pemerintah Italia kepada Indonesia. Dalam waktu dekat, Giuseppe Garibaldi direncanakan memasuki tahap pengabadian sebagai Kapal Republik Indonesia (KRI) dengan nama KRI Sriwijaya, yang akan menjadi bagian dari kekuatan pertahanan laut Indonesia.

Exit mobile version