Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahEkonomiInternasionalNews

Jepang Butuh 1.000 Sopir, Bupati Daeng Manye Siapkan Pelatihan Gratis untuk Pemuda Takalar

25
×

Jepang Butuh 1.000 Sopir, Bupati Daeng Manye Siapkan Pelatihan Gratis untuk Pemuda Takalar

Sebarkan artikel ini

TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mendorong peningkatan kompetensi generasi muda melalui program pelatihan dan penyiapan tenaga kerja untuk bekerja di Jepang. Peluang tersebut terbuka menyusul adanya kebutuhan tenaga sopir yang diperkirakan mencapai 1.000 orang dalam tiga tahun ke depan, Kamis (24/09/2026).

Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan peluang tersebut perlu disiapkan secara serius dengan membangun fasilitas pelatihan yang mendukung, mulai dari kursus bahasa Jepang hingga pelatihan mengemudi.

Banner

“Ada permintaan 1.000 sopir di Jepang dalam tiga tahun ke depan, perlunya membangun tempat kursus bahasa Jepang, kursus mengemudi dan membuka jalur kerja sama antara komunitas perusahaan tenaga kerja di Jepang dengan Takalar,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, peluang kerja tersebut menjadi salah satu topik pembahasan bersama PT SHIN Indonesia, perusahaan yang bergerak dalam pengerahan tenaga kerja ke Jepang. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi pemuda Takalar untuk mendapatkan pelatihan sekaligus peluang bekerja di luar negeri secara resmi.

“Menjadi topik diskusi dan bahasan dengan PT SHIN Indonesia (perusahaan pengerah tenaga kerja ke Jepang),” jelas Daeng Manye.

Untuk memperluas akses masyarakat, Pemkab Takalar juga menyiapkan program pelatihan gratis dengan skema satu desa satu pemuda. Program tersebut diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda dari setiap desa di Kabupaten Takalar mengikuti pelatihan sebagai persiapan bekerja di Jepang.

“Ayooo anak-anak muda Takalar segera daftar ke desanya masing-masing, karena Pemkab Takalar memberikan 1 desa 1 pemuda biaya gratis pelatihan ke Jepang,” jelas Daeng Manye.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing pemuda Takalar, sekaligus membuka peluang kerja internasional melalui jalur pelatihan dan kerja sama kelembagaan yang terarah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *