HukumNasionalNews

Heboh! Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dikabarkan Ditangkap, Diduga Terseret Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

65

JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA — Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) akhirnya angkat suara terkait beredarnya kabar penangkapan dan pemeriksaan sejumlah perwira tinggi (Pati) serta perwira menengah (Pamen) Polri. Mereka diduga terseret dalam isu penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Informasi mengenai penangkapan sejumlah perwira tersebut mulai beredar pada Selasa (3/11/2026) pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas, sejumlah personel berpangkat perwira tinggi dan menengah dikabarkan ditangkap serta menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Pemeriksaan tersebut disebut berlangsung di Markas Komando Brimob. Namun, beberapa perwira dikabarkan telah dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan.

Isu yang berkembang menyebutkan, pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan persoalan keamanan negara, khususnya dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Selain pemeriksaan sejumlah perwira, beredar pula informasi mengenai penggeledahan rumah salah seorang perwira tinggi oleh tim Polri. Meski demikian, hingga kini detail mengenai identitas para perwira maupun hasil pemeriksaan belum disampaikan secara resmi.

Kabar tersebut kemudian menjadi perhatian awak media yang berulang kali meminta penjelasan kepada Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir.

Pertanyaan pertama disampaikan seusai peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri pada Selasa siang. Saat itu, Isir mengaku memahami isu yang tengah menjadi perbincangan di kalangan wartawan.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir.

Meski demikian, ia belum bersedia memberikan penjelasan lebih jauh. Isir hanya meminta awak media menunggu dan berjanji akan menyampaikan informasi tersebut pada waktunya.

“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi,” tambahnya.

Pernyataan serupa kembali disampaikan Isir saat ditemui seusai mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam agenda silaturahmi dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Kali ini, Isir menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan keterangan resmi melalui rilis kepada awak media.

“Untuk rekan-rekan wartawan yang ingin bertanya, nanti sore kami akan keluarkan rilis,” kata Johnny.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik di tengah berkembangnya informasi mengenai dugaan pemeriksaan sejumlah perwira Polri yang dikaitkan dengan isu penyadapan Presiden Prabowo.

Publik kini menantikan penjelasan resmi Mabes Polri untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, termasuk jumlah personel yang diperiksa, dugaan pelanggaran yang menjadi dasar pemeriksaan, serta hasil penyelidikan yang dilakukan Propam.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi KHATULISTIWA.MEDIA masih membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan untuk menyampaikan klarifikasi, hak jawab, maupun tanggapan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Exit mobile version