NasionalNews

Eks Menkeu Fuad Bawazier Prediksi Program MBG Makin Sempurna di Tahun Ketiga

0

JAKARTA |KHATULISTIWA.MEDIA,— Mantan Menteri Keuangan RI Fuad Bawazier menilai penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai pada awal tahun 2025 akan semakin matang pada tahun ketiga. Menurutnya, program berskala nasional seperti MBG membutuhkan proses penyempurnaan secara bertahap sehingga tidak realistis jika diharapkan langsung berjalan sempurna sejak awal.

Fuad pun menyebut penyesuaian anggaran yang terjadi dalam pelaksanaan MBG merupakan hal yang wajar karena kebutuhan riil di lapangan baru terlihat setelah program berjalan.

“Memang pertama, ini pejabatnya itu biasa membikin anggaran gede dulu karena takut nanti kurang. Kalau pada bikin budget besar-besar dulu. Tapi waktu dilaksanakan, oh ternyata cuma segitu. Ya seperti itulah. Jadi kalau menurut saya programnya uangnya belum naik itu ya masuk akal,” ujar Fuad dalam acara diskusi, dikutip Selasa (30/6).

Ia yakin pemerintah akan semakin memahami kebutuhan program seiring bertambahnya pengalaman dalam pelaksanaan. Menurutnya, kualitas MBG akan terus meningkat hingga memasuki tahun ketiga dan keempat.

“Namanya program besar dan baru kok mau langsung perfect (sempurna) ya nggak mungkin. Nanti kalau sudah, oh sudah selsai ini semua kena ya. Nanti baru meningkat. Tadinya saya pikir untuk stunting, tapi kan untuk meningkatkan kualitas. Itu nanti bisa meningkat sambil jalan. Nah, baru tahun ketiga, keempat itu baru sempurna,” katanya.

Fuad juga menilai salah satu kekuatan utama MBG adalah keterlibatan pelaku usaha kecil di berbagai daerah. Menurut dia, perputaran ekonomi di tingkat daerah tersebut akan menciptakan efek berganda yang besar terhadap perekonomian nasional, termasuk membuka lapangan kerja baru.

“Memang pasti itu melibatkan pengusaha-pegusaha kecil, UMKM lokal, karena tempatnya itu juga tersebar di mana-mana, mau nggak mau itu mesti semuanya yang sekitar situ akan terkena. Jadi uang berputar di situ. Seperti itu menyebar ke seluruh Indonesia. Jadi kalau menciptakan lapangan kerja, multiplier effect-nya itu jelas ada,” ucapnya.

Fuad bahkan mengatakan potensi penciptaan lapangan kerja dari MBG sangat signifikan apabila program terus diperluas. Ia berpendapat, target penciptaan hingga jutaan lapangan kerja merupakan capaian yang sangat besar jika dibandingkan dengan negara lain.

“Signifikan sekali itu pasti. Kalau sampai apalagi 1 juta, 1,2 juta segala ya, itu lapangan kerja yang luar biasa bisa dibikin oleh pemerintah. Bayangin kalau negeri kayak Amerika itu 50 ribu itu udah membikin luar biasa, itu negeri hampir goyang kalau bisa bikin 50 ribu aja. Memang besar kalau penciptaan lapangan kerja itu dan ini bisa 1,2 juta ya besar sekali,” kata dia.

Exit mobile version