TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA — Dugaan tindak pidana penganiayaan sesama pelajar terjadi di SMK Negeri 5 Takalar, Dusun Bila-Bilaya, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 07.45 WITA.
Korban, Muh. Saleh Alba Faqih (15), pelajar yang berdomisili di Dusun Jonggoa, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, mengalami luka setelah diduga diserang menggunakan senjata tajam di dalam ruang kelas.
Terduga pelaku diketahui berinisial Rezki Pratama (15), pelajar asal Dusun Cikoang Balanda, Desa Lakatong, Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar.
Diduga Diserang dengan Parang di Dalam Kelas
Berdasarkan informasi awal, terduga pelaku mendatangi korban yang berada di dalam ruang kelas SMK Negeri 5 Takalar. Selanjutnya, pelaku diduga melakukan penganiayaan sebanyak dua kali menggunakan sebilah parang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan diduga mengalami patah tulang.
Satu bilah parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut telah diamankan oleh pihak Kepolisian sebagai barang bukti.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis awal di Puskesmas Pattopakang sebelum kemudian dirujuk ke RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle Takalar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Diduga Dipicu Aksi Pengeroyokan Sehari Sebelumnya, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, terduga pelaku disebut sempat dikeroyok oleh sejumlah pelajar saat pulang sekolah. Salah satu pelajar yang disebut terlibat dalam pengeroyokan tersebut adalah korban dalam kejadian penganiayaan pada Selasa pagi.
Upaya penyelesaian oleh pihak guru disebut sempat akan dilakukan. Namun, pihak-pihak yang terlibat tidak berada di lokasi saat proses tersebut hendak dilakukan.
Situasi itu diduga kemudian berkembang menjadi persoalan pribadi dan memicu dendam, hingga berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam di lingkungan sekolah.
Terduga pelaku kini telah diamankan di Polres Takalar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
















