Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
NasionalNews

Barang Bukti Hasil Penggeledahan Dugaan Korupsi Batu Bara di PLN, di Publikasikan Mabes Polri

21
×

Barang Bukti Hasil Penggeledahan Dugaan Korupsi Batu Bara di PLN, di Publikasikan Mabes Polri

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA,–Polri telah melakukan penggeledahan di sejumlah wilayah di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), hingga Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar), terkait dugaan kasus korupsi batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau Steel.

Polisi menyita berbagai barang bukti mulai emas batangan hingga uang.

Banner

Barang bukti itu ditampilkan dalam konferensi pers di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026).

Tampak emas batangan hingga gepokan duit, mulai rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga dolar Singapura, dipamerkan di ruang konferensi pers.

Ada juga beberapa kontainer plastik hingga komputer. Ada juga barang bukti yang ditutup dengan selimut salah satu klub bola.

Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” kata Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, Rabu (8/7).

Berikut hasil penggeledahan di berbagai lokasi berdasarkan keterangan dari Kortas Tipikor Polri.

Hasil Penggeledahan di de’Clan Cipete

  1. Dokumen
  2. Handphone
  3. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD
  4. USD 889.965
  5. Rp 259.159.000

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.

Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete

  1. 71 item barang bukti
  2. 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar

Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul

  1. 74 kg emas batangan
  2. USD 4.767.300
  3. SGD 14.083.800
  4. Rp 100.000.000
  5. Dokumen
  6. Handphone
  7. Sejumlah foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan brankas

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total senilai Rp 476 miliar.

Atensi Presiden

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de’Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, ASABRI, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.

“Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de’Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel,” Tegasnya

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *