KHATULISTIWA. MEDIA | TAKALAR — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan moral yang dihadapi generasi muda, pendidikan Al-Qur’an kembali menunjukkan perannya sebagai benteng pembentukan karakter.
Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) BKPRMI Mangarabombang menggelar Wisuda Santri TK/TPA se-Kecamatan Mangarabombang dengan tema, “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang Menuju Takalar Maju”, di Balai Pertemuan Wisata Pantai Topejawa, Minggu (7/6/2026).
Sebanyak 453 santriawan dan santriwati mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan mereka menuntaskan pendidikan dasar Al-Qur’an.
Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan investasi peradaban untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Ketua DPK BKPRMI Mangarabombang, Adam Sulaiman, menegaskan bahwa keberhasilan para santri tidak terlepas dari dedikasi para pembina, ustaz, dan ustazah yang dengan penuh kesabaran membimbing mereka hingga mencapai tahap kelulusan.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan Al-Qur’an hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara lembaga keagamaan, pemerintah, orang tua, dan masyarakat.
“Pelaksanaan wisuda ini diawali dengan proses munaqasyah sebagai bentuk evaluasi kemampuan santri. Proses tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di TK/TPA tidak dilakukan secara seremonial, tetapi melalui tahapan penilaian yang terukur untuk menjaga kualitas lulusan,” ujar Adam Sulaiman.
Ia berharap para santri yang diwisuda tidak berhenti pada kemampuan membaca Al-Qur’an semata, tetapi mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap lahir generasi Qur’ani yang hatinya terpaut pada masjid, mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus perjuangan dakwah dan pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi daerahnya,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar Abdullah Hasan, Camat Mangarabombang Mappaturung S.Sos, Kapolsek Marbo, Danramil Marbo, para Ketua DPK BKPRMI se-Kabupaten Takalar, serta kepala desa se-Kecamatan Mangarabombang.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pendidikan Al-Qur’an merupakan tanggung jawab bersama.
Sebab, di tengah berbagai tantangan zaman, membangun Takalar yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berkarakter Qur’ani.
















