Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukumNews

Tawuran Kembali Pecah di Bontoala Kota Makassar! Busur Panah, Petasan dan Batu Jadi Senjata Dua Kelompok Pemuda

3
×

Tawuran Kembali Pecah di Bontoala Kota Makassar! Busur Panah, Petasan dan Batu Jadi Senjata Dua Kelompok Pemuda

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Tawuran antarkelompok pemuda kembali pecah di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aksi perang kelompok (perpok) yang melibatkan dua kelompok pemuda tersebut terjadi di Jalan Bunga Ejaya, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Dalam insiden tersebut, kedua kelompok dilaporkan menggunakan sejumlah benda berbahaya, seperti busur panah, petasan, dan batu. Tawuran diduga dipicu aksi balas dendam setelah seorang pemuda dari salah satu kelompok mengaku menjadi korban pemukulan menggunakan botol.

Banner

Kapolsek Bontoala, Kompol Abdul Samad, membenarkan adanya peristiwa tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda tersebut.

“Perpok antara Kelompok Pemuda Bontoala Tua (Poko Bakara) Vs Kelompok Pemuda Bunga Ejaya Beru Lorong 4 (Atlas),” kata Abdul Samad.

Samad menjelaskan, berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut bermula ketika sekelompok pemuda sedang menggelar pesta minuman keras (miras).

Di tengah aktivitas tersebut, seorang pemuda dari kelompok Bontoala Tua mendatangi pihaknya dan mengadu bahwa dirinya diduga telah dipukul oleh pemuda dari kelompok Bunga Ejaya Beru.

Pengakuan tersebut diduga memicu kemarahan dan aksi balasan hingga berujung pada bentrokan antarkelompok di Jalan Bunga Ejaya.

Penggunaan busur panah, petasan, dan batu dalam tawuran tersebut semakin menambah risiko terjadinya korban luka maupun jatuhnya korban jiwa.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Bontoala, khususnya aksi perang kelompok yang melibatkan senjata berbahaya.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat mengambil langkah tegas untuk mencegah tawuran serupa kembali terjadi serta menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.(***)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *