JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (2/11/2026) pagi. Rupiah tercatat berada di level Rp18.155 per dolar AS.
Berdasarkan pergerakan pasar, rupiah melemah 8 poin atau sekitar 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan rupiah tersebut sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga mengalami tekanan terhadap dolar AS.
Sementara itu, mata uang utama negara-negara maju terpantau bergerak bervariasi terhadap dolar AS.
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan dibuka relatif datar pada perdagangan awal pekan ini.
Pergerakan nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar, terutama di tengah dinamika pasar keuangan global dan penguatan dolar AS.
