PIDIE, ACEH | KHATULISTIWA.MEDIA – Penertiban bendera Bulan Bintang oleh personel TNI di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. TNI AD mencatat sebanyak 14 warga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Dari total korban warga, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 13 lainnya mengalami luka-luka. Selain warga, enam personel TNI juga dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Donny Pramono, menuturkan bahwa penurunan bendera Bulan Bintang dilakukan setelah massa membubarkan diri dari lokasi kegiatan.
Menurutnya, penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Hingga Kamis (5/11) pukul 04.30 WIB, situasi keamanan di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, secara umum telah kondusif,” demikian keterangan yang disampaikan TNI AD.
Meski situasi telah dinyatakan kondusif, personel TNI masih melaksanakan pemantauan di wilayah tersebut. Koordinasi dengan aparat terkait juga terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Peristiwa yang mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan belasan lainnya terluka ini menjadi perhatian serius, terutama terkait dampak penertiban terhadap keselamatan warga maupun personel keamanan.
















