DaerahNewsOlahraga

Mufli Hidayat PSM vs Hugo Samir Borneo FC Memanas! Dugaan Hinaan terhadap Almarhum Ayah Picu Insiden Kartu Merah

3

SAMARINDA | KHATULISTIWA.MEDIA – Bek muda PSM Makassar, Mufli Hidayat, mengungkap alasan di balik aksi emosionalnya yang berujung kartu merah saat menghadapi Borneo FC Samarinda dalam lanjutan kompetisi Super League 2026/2027.

Mufli mengaku kehilangan kendali emosi setelah striker Borneo FC, Hugo Samir, diduga melontarkan ucapan yang menghina almarhum ayahnya. Ucapan tersebut dinilai telah melewati batas kewajaran dan tidak lagi sekadar menjadi bagian dari provokasi dalam pertandingan sepak bola.

Insiden itu berujung tindakan fisik ketika Mufli menyundul Hugo Samir. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah dan memaksanya meninggalkan lapangan.

Mufli menegaskan bahwa emosinya dipicu oleh serangan verbal yang menyasar keluarganya, khususnya almarhum sang ayah. Baginya, ucapan tersebut merupakan bentuk pelecehan yang tidak pantas dilontarkan, bahkan dalam situasi pertandingan yang berlangsung panas sekalipun.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu insiden paling menyita perhatian dalam duel Borneo FC kontra PSM Makassar.

Sebelumnya, tuan rumah Borneo FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang PSM Makassar dengan skor 1-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu sore (7/11/2026).

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi dan diwarnai drama peninjauan Video Assistant Referee (VAR), serta dua kartu merah yang diterima pemain PSM Makassar.

Insiden Mufli Hidayat dan Hugo Samir pun menambah panas pertandingan tersebut. Di tengah kerasnya persaingan di lapangan, kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dan menghormati batas-batas pribadi, termasuk keluarga dan orang-orang yang telah meninggal dunia.

Meski provokasi dapat terjadi dalam pertandingan, tindakan kekerasan tetap memiliki konsekuensi terhadap pemain dan tim.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi KHATULISTIWA.MEDIA masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini guna menjaga keberimbangan informasi dan menjunjung tinggi prinsip jurnalistik.

Exit mobile version