MALUKU | KHATULISTIWA.MEDIA — Sebanyak empat warga dilaporkan mengalami luka-luka setelah terkena tembakan senapan angin dalam bentrokan antarwarga di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Jum’at Malam (11/09/2026).
Bentrokan tersebut diduga dipicu persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga.
Informasi yang dihimpun redaksi, peristiwa bermula dari kebakaran lahan di wilayah tersebut. Persoalan kebakaran kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe.
Situasi yang semula berkaitan dengan kebakaran lahan itu akhirnya memanas hingga terjadi aksi saling serang antara kelompok warga dari kedua desa.
Dalam bentrokan tersebut, empat warga dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senapan angin. Kondisi para korban dan identitas mereka masih dalam penanganan serta pendalaman pihak terkait.
Selain menyebabkan korban luka, bentrokan juga mengakibatkan kerusakan dan kerugian material. Sedikitnya 27 rumah dilaporkan terbakar, sementara satu unit sepeda motor turut hangus dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Aparat keamanan diharapkan segera melakukan langkah pengamanan dan meredam ketegangan agar bentrokan tidak kembali meluas.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran lahan serta pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan dan pembakaran masih dalam proses penyelidikan. Informasi lebih lanjut terkait perkembangan situasi dan penanganan para korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
