MAROS | KHATULISTIWA.MEDIA – Sebanyak 53 jemaah umrah asal Sulawesi Selatan terdampak pembatalan penerbangan lanjutan dari Kuala Lumpur menuju Madinah, Arab Saudi. Para jemaah tersebut berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Pembatalan penerbangan ini berkaitan dengan peristiwa keamanan yang terjadi di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Situasi tersebut berdampak pada perjalanan jemaah yang hendak melanjutkan penerbangan menuju Tanah Suci.
Di tengah kondisi tersebut, kepastian jadwal penerbangan lanjutan menjadi perhatian bagi para jemaah yang terdampak. Perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi menjadi salah satu faktor yang menentukan kelanjutan perjalanan mereka.
Sementara itu, penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Sabtu. Jadwal tersebut menjadi salah satu pilihan penerbangan bagi jemaah umrah asal Sulawesi Selatan menuju Arab Saudi.
Humas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Citra Mahesa Nusantara, menjelaskan pembatalan terjadi pada penerbangan lanjutan Malaysia Airlines dengan nomor MH158 dari Kuala Lumpur menuju Madinah. Pembatalan tersebut berkaitan dengan situasi keamanan di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, dilansir dari metrotvnews.com, senin (12/10/2026).
Meski demikian, jadwal penerbangan berikutnya masih menunggu perkembangan situasi keamanan serta keputusan operasional maskapai. Para jemaah diharapkan memperoleh kepastian informasi terkait kelanjutan perjalanan sebelum diberangkatkan menuju tujuan berikutnya.
















