TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat transformasi pelayanan publik dengan menghadirkan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemkab Takalar menggelar sosialisasi inovasi SIP OKE BOS dan portal layanan terpadu Takalar Oneclick di Desa Rewataya, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Sabtu (4/7/2026).
Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemkab Takalar menghadirkan pelayanan publik hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses terhadap layanan administrasi dan perizinan.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Rewataya tersebut dihadiri Kepala DPMPTSP Kabupaten Takalar, Hj. Fatmawati, S.STP., M.Adm.Pemb., bersama jajaran tim perizinan, Camat Kepulauan Tanakeke, Kepala Desa Rewataya, perangkat desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Hj. Fatmawati menjelaskan bahwa SIP OKE BOS merupakan gerai layanan pengaduan, informasi, konsultasi, hingga pendampingan penerbitan izin usaha yang ditempatkan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Sementara Takalar Oneclick menjadi portal layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan perizinan, data kependudukan, hingga pelayanan publik daerah dalam satu platform digital.
“Melalui inovasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke ibu kota kabupaten hanya untuk berkonsultasi atau mengurus perizinan. Kini warga dapat memperoleh informasi layanan maupun mengurus izin usaha melalui kantor desa dengan pendampingan operator, bahkan mengakses berbagai layanan langsung dari telepon genggam masing-masing,” ujar Fatmawati.
Menurutnya, kehadiran dua inovasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh legalitas usaha sehingga dapat mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Camat Kepulauan Tanakeke bersama Kepala Desa Rewataya menyampaikan apresiasi atas hadirnya layanan tersebut. Mereka menilai inovasi DPMPTSP akan memangkas waktu, biaya, dan jarak tempuh masyarakat yang selama ini harus menyeberang ke daratan hanya untuk mengurus administrasi maupun perizinan.
“Kami berharap SIP OKE BOS dan Takalar Oneclick menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Potensi daerah seperti sektor perikanan, UMKM, kerajinan tangan hingga pariwisata pantai akan semakin berkembang karena pelaku usaha kini lebih mudah memperoleh legalitas usahanya,” ungkapnya.
Selain memperkenalkan layanan digital, DPMPTSP Takalar juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara pengurusan perizinan melalui pendampingan operator yang disiapkan di setiap kecamatan, desa, dan kelurahan agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan secara optimal.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus memperluas sosialisasi SIP OKE BOS dan Takalar Oneclick ke seluruh wilayah yang memiliki akses jauh dari pusat pemerintahan.
