JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Pembiayaan korporasi bernilai jumbo mencapai Rp40 triliun yang disebut melibatkan perusahaan di bawah kendali pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Fasilitas kredit yang dikabarkan disalurkan melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tersebut diklaim akan menopang ekspansi bisnis strategis sejumlah perusahaan, Senin (26/10/2026).
Perusahaan yang disebut dalam pembiayaan itu antara lain PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). Namun, rincian mengenai porsi kredit masing-masing perusahaan, persyaratan pencairan, serta struktur pembiayaan tersebut masih perlu diperjelas melalui keterangan resmi para pihak terkait.
Dalam skema pembiayaan yang disampaikan, gadai saham (share pledging) digunakan sebagai agunan sekunder. Penggunaan saham sebagai jaminan dalam transaksi pembiayaan perlu dilihat berdasarkan perjanjian kredit, ketentuan regulator, serta keterbukaan informasi yang berlaku bagi emiten dan perusahaan publik.
Jika terealisasi sesuai peruntukannya, pembiayaan bernilai besar itu berpotensi mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kapasitas operasional perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu klarifikasi dari pihak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Jhonlin Agro Raya Tbk, PT Pradiksi Gunatama Tbk, serta pihak terkait lainnya mengenai informasi pembiayaan tersebut.
Redaksi akan memperbarui pemberitaan ini setelah memperoleh keterangan resmi dan data pendukung yang dapat diverifikasi.
