Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahNewsPendidikan

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Persiapan Festival Pondok Pesantren, Santri Siapkan Panggung Kreasi

25
×

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Persiapan Festival Pondok Pesantren, Santri Siapkan Panggung Kreasi

Sebarkan artikel ini

TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA — Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, turun langsung meninjau persiapan pembangunan panggung Festival Pondok Pesantren yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Peninjauan berlangsung di halaman upacara Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, Rabu (14/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Daeng Manye melihat secara langsung proses pembangunan panggung yang akan menjadi salah satu pusat kegiatan festival. Ia juga mengecek kesiapan sarana dan prasarana untuk memastikan persiapan acara berjalan sesuai rencana.

Banner

Bupati Daeng Manye mengatakan, Festival Pondok Pesantren dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Oktober 2026. Kegiatan ini akan menghadirkan beragam agenda, mulai dari apel santri, pameran, pergelaran seni, seminar, hingga berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan lingkungan pondok pesantren.

“Kita akan mengadakan Festival Pondok Pesantren di Hari Santri Nasional, tanggal 22 sampai 24 Oktober 2026,” tutur Bupati Daeng Manye saat meninjau persiapan kegiatan.

Ia berharap, penyelenggaraan festival perdana tersebut dapat menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, dan potensi mereka melalui berbagai kegiatan yang edukatif serta bernilai positif.

“Kita harapkan festival pondok pesantren pertama ini bisa memberikan ruang bagi anak-anak kita di pondok pesantren untuk kreatif menampilkan berbagai kegiatan,” jelasnya.

Bupati Daeng Manye juga menyoroti keterlibatan para santri dalam proses pembuatan dan perancangan panggung festival. Menurutnya, desain panggung tersebut dibuat oleh santri sendiri sebagai bentuk partisipasi dan kesempatan untuk menampilkan kreativitas mereka.

“Saya melihat langsung seperti apa mereka membuat panggung. Anak-anak santri sendiri yang membuat desain ini,” kata Bupati Daeng Manye.

Melalui Festival Pondok Pesantren ini, Pemerintah Kabupaten Takalar diharapkan dapat menghadirkan ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat, memperkuat kreativitas, serta memperkenalkan potensi pesantren kepada masyarakat luas dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *