Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
EkonomiNasionalNewsTeknologi

Target E50, Mendikti Brian Yuliarto Sebut Indonesia Butuh 320 Pabrik Etanol

0
×

Target E50, Mendikti Brian Yuliarto Sebut Indonesia Butuh 320 Pabrik Etanol

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Target penerapan campuran bahan bakar nabati etanol sebesar 50 persen atau E50 membutuhkan dukungan infrastruktur industri dalam skala besar. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti), Brian Yuliarto, menyebut Indonesia perlu membangun sekitar 320 pabrik etanol untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.

Brian mengatakan, program kemandirian energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto membuka peluang besar bagi kebangkitan industri nasional, termasuk sektor pangan dan energi berbasis sumber daya dalam negeri.

Banner

Menurutnya, pengembangan biodiesel dan bioetanol tidak hanya berkaitan dengan upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan industri domestik.

“Bapak Presiden sudah mencadangkan B50, kemudian E50. Energi kita impor sekitar USD 30–50 miliar, kalau itu dikonversi menjadi industri di dalam negeri, ini kan sesuatu power yang sangat besar,” kata Brian dalam acara Danantara TIIF26, Senin (26/10/2026).

Pernyataan tersebut menyoroti besarnya peluang ekonomi yang dapat tercipta apabila kebutuhan energi yang selama ini dipenuhi melalui impor dialihkan ke produksi dalam negeri.

Dengan pengembangan industri etanol, kebutuhan bahan baku, pembangunan fasilitas pengolahan, hingga rantai pasok pendukung berpotensi membuka ruang bagi pertumbuhan industri nasional.

Namun, target E50 juga menuntut kesiapan yang tidak kecil. Pembangunan ratusan pabrik etanol membutuhkan perencanaan investasi, ketersediaan bahan baku, infrastruktur distribusi, serta kepastian pasokan untuk memenuhi kebutuhan industri bahan bakar.

Karena itu, realisasi program tersebut tidak hanya bergantung pada penetapan target pencampuran, tetapi juga pada kemampuan membangun kapasitas produksi etanol secara berkelanjutan.

Jika berjalan sesuai perencanaan, pengembangan E50 dan B50 dapat menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian energi sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya nasional. Meski demikian, kebutuhan 320 pabrik etanol menjadi salah satu tantangan penting yang harus dijawab agar target tersebut dapat diwujudkan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *