Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukumNews

Geger! Pemuda 17 Tahun Tewas Ditikam di Sawakong Takalar, Dua Orang Diamankan Polisi

43
×

Geger! Pemuda 17 Tahun Tewas Ditikam di Sawakong Takalar, Dua Orang Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA – Perselisihan remaja berujung maut di Dusun Talakalabbua, Desa Sawakong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Seorang pemuda berusia 17 tahun tewas akibat luka tusuk senjata tajam, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu malam (24/10/2026). Dalam penanganan kasus ini, Polres Takalar telah mengamankan dua orang terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Banner

Korban meninggal dunia diketahui bernama Fadil (17), warga Desa Boddia, Kecamatan Galesong. Ia mengalami luka tusuk pada bagian perut atas sebelah kiri akibat senjata tajam.

Sementara itu, korban lainnya, Ilham (21), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Talakalabbua, Desa Sawakong, mengalami luka robek terbuka pada bagian punggung. Korban harus mendapatkan perawatan medis dengan 21 jahitan.

Dugaan sementara, insiden berdarah tersebut dipicu perselisihan antarkelompok remaja. Namun, motif dan kronologi lengkap kejadian masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan kepolisian.

Ayah korban, Muchtar, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Takalar. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/271/X/2026/SPKT/Polres Takalar/Polda Sulawesi Selatan, tertanggal 25 Oktober 2026.

Polres Takalar menerima laporan dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia pada Minggu dini hari (25/10/2026). Polisi selanjutnya melakukan penanganan perkara hingga mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Atas dugaan perbuatannya, para terduga pelaku terancam dijerat Pasal 458 ayat (1) KUHP, sebagaimana disampaikan Kapolres Takalar, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini kembali menjadi sorotan atas bahaya konflik antarkelompok remaja yang berujung pada penggunaan senjata tajam. Perselisihan yang seharusnya dapat diselesaikan tanpa kekerasan justru merenggut nyawa seorang pemuda dan menyebabkan korban lainnya mengalami luka serius.

Proses hukum terhadap kedua terduga pelaku kini menjadi bagian penting untuk mengungkap secara utuh penyebab, peran masing-masing pihak, serta rangkaian kejadian yang berujung maut tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *