Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HukumNasionalNews

Eks Wakil BGN Ajukan Justice Collaborator, Klaim Siap Bongkar Lebih dari 20 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

19
×

Eks Wakil BGN Ajukan Justice Collaborator, Klaim Siap Bongkar Lebih dari 20 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Perkembangan baru mencuat dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui kuasa hukumnya, Sony Sonjaya, mantan Wakil BGN, resmi mengajukan permohonan sebagai Justice Collaborator (JC) dan mengaku siap mengungkap lebih dari 20 nama yang diduga memiliki keterlibatan dalam perkara tersebut.

Kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, menyampaikan bahwa permohonan JC telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung. Langkah itu, menurutnya, bukan untuk menghindari proses hukum, melainkan sebagai bentuk kerja sama dalam mengungkap pihak-pihak yang diduga memiliki peran lebih besar dalam kasus tersebut.

Banner

“Resmi mengajukan surat permohonan JC dan kami baru saja mendapatkan pernyataan dari klien kami di rumah tahanan. Klien kami siap menjadi Justice Collaborator. Langkah ini bukan untuk menghindari persoalan hukum, tetapi sebagai bentuk sikap kooperatif untuk mengungkap siapa saja yang terlibat,” ujar Krisna Murti, Senin (8/6/2026).

Krisna mengungkapkan, kliennya telah menyiapkan daftar lebih dari 20 nama yang disebut memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi dalam program unggulan pemerintah tersebut. Namun, menurutnya, daftar itu belum sepenuhnya terungkap karena kondisi kliennya yang kelelahan saat menjalani pemeriksaan sebelumnya.

“Lebih dari 20 nama akan disebutkan. Namun, menurut klien kami, itu baru sebagian karena pada pemeriksaan kemarin kondisinya cukup lelah dan kemungkinan masih akan ada pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Pernyataan tersebut berpotensi membuka babak baru dalam pengusutan dugaan korupsi MBG. Jika permohonan Justice Collaborator diterima, keterangan Sony Sonjaya dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan program tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan JC maupun daftar nama yang diklaim akan diungkap oleh Sony Sanjaya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *