DaerahNews

Empat Desa Takalar Resmi Masuk Program Kampung Nelayan Merah Putih, Perjuangan Pemkab dan Desa Berbuah Hasil

15

TAKALAR | KHATULISTIWA.MEDIA — Perjuangan Pemerintah Kabupaten Takalar bersama jajaran pemerintah desa akhirnya membuahkan hasil. Empat desa pesisir di Kabupaten Takalar resmi mendapatkan program Kampung Nelayan Merah Putih, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan.

Empat desa tersebut yakni Desa Topejawa, Desa Boddia, Desa Sampulungan, dan Desa Bontokanang.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dipusatkan di Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Minggu (16/8/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, didampingi jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.

Dipilihnya Desa Topejawa sebagai lokasi kegiatan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Takalar. Kehadiran program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Masuknya empat desa dalam program ini juga menjadi hasil dari perjuangan dan koordinasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama para kepala desa untuk memastikan wilayah pesisir Takalar mendapatkan perhatian dalam program pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Bupati Takalar Daeng Manye dalam kegiatan tersebut didampingi kepala dinas terkait, Kepala Bidang Perikanan Kabupaten Takalar, Camat Mangarabombang, serta Kepala Desa Topejawa.

Turut hadir perwakilan pihak pelaksana pembangunan, perwakilan Dandim 1426/Takalar, serta perwakilan Polres Takalar. Kehadiran unsur pemerintah, TNI, dan Polri menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Takalar.

Dengan dimulainya pembangunan ini, pemerintah berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi kawasan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, memperkuat aktivitas ekonomi berbasis perikanan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Empat desa kini mendapat kesempatan besar untuk mengubah potensi pesisir menjadi kekuatan ekonomi. Tantangannya adalah memastikan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan dan masyarakat, bukan berhenti pada seremoni peletakan batu pertama.

Exit mobile version