Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahNasionalNews

Geger! Nelayan Pangandaran Temukan Diduga Mortir, Baru Lapor Polisi Setelah Sebulan

12
×

Geger! Nelayan Pangandaran Temukan Diduga Mortir, Baru Lapor Polisi Setelah Sebulan

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN | KHATULISTIWA.MEDIA – Seorang nelayan bernama Ade Lasamsudin menemukan benda logam berbentuk silinder yang diduga merupakan amunisi peledak atau mortir di perairan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat.

Benda mencurigakan tersebut ditemukan sekitar sebulan lalu saat tersangkut pada jaring ikan milik Ade ketika sedang melaut.

Banner

Namun, alih-alih langsung melaporkan temuannya kepada pihak berwenang, Ade justru membawa benda tersebut ke kawasan Pantai Timur Pangandaran untuk disimpan.

Demi menghindari risiko benda itu tersenggol atau dimainkan orang lain, terutama anak-anak, Ade berinisiatif mengikat dan menggantungnya di sebuah pohon.

Setelah menyimpan benda tersebut selama kurang lebih satu bulan, Ade akhirnya melaporkan temuannya kepada petugas pada Jumat (6/11).

Berdasarkan keterangan kepolisian, benda logam berbentuk silinder tersebut diduga merupakan mortir. Meski demikian, jenis, kondisi, serta asal-usul benda tersebut masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Temuan ini menjadi perhatian karena benda yang diduga amunisi peledak berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat apabila ditangani tanpa prosedur pengamanan yang tepat.

Masyarakat diimbau tidak menyentuh, memindahkan, membongkar, ataupun mencoba mengamankan sendiri benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak atau amunisi.

Apabila menemukan benda serupa, warga diminta segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki kewenangan dan peralatan khusus.

Hingga berita ini diterbitkan, jenis dan asal benda yang ditemukan nelayan tersebut masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *