JAKARTA | KHATULISTIWA.MEDIA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Jumat (30/10/2026). Indeks saham domestik tersebut terperosok hingga menembus ke bawah level psikologis 5.000.
Berdasarkan data RTI, IHSG tercatat berada di level 4.990 atau terkoreksi 107 poin setara 2,12 persen.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat dibuka di zona merah pada level 5.066. Namun, tekanan jual terus membayangi pergerakan indeks hingga menyentuh level terendah 4.989. Sementara posisi tertinggi tercatat di level 5.166.
Aktivitas transaksi di pasar saham pada perdagangan pagi terbilang cukup besar. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,18 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 13,34 miliar lembar saham.
Frekuensi transaksi mencapai 368.680 kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, tekanan pelemahan terlihat mendominasi. Sebanyak 609 saham mengalami penurunan, sementara hanya 76 saham menguat dan 77 saham lainnya stagnan.
Dominasi saham yang melemah tersebut mencerminkan tekanan jual yang cukup kuat di pasar saham domestik pada awal perdagangan.
Kondisi ini membuat IHSG kembali kehilangan pijakan di level psikologis 5.000, yang menjadi salah satu perhatian pelaku pasar dalam mencermati arah pergerakan bursa selanjutnya.
















