Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukumNews

Truk Berlabel Kopdes Merah Putih Disergap di Sukabumi, Lebih dari 100 Jeriken Pertalite Subsidi Diangkut

34
×

Truk Berlabel Kopdes Merah Putih Disergap di Sukabumi, Lebih dari 100 Jeriken Pertalite Subsidi Diangkut

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI | KHATULISTIWA.MEDIA – Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat. Sebuah truk berlabel Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diamankan polisi di kawasan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah kedapatan mengangkut lebih dari 100 jeriken berisi Pertalite bersubsidi.

Dalam rekaman yang beredar, truk tersebut tampak membawa muatan yang ditutupi terpal biru. Jeriken berisi BBM diduga disembunyikan di bagian dalam bak kendaraan dan disamarkan menggunakan tumpukan karung pakan ternak dengan berat sekitar 30 kilogram per karung.

Banner

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi di kawasan pesisir Cisolok. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi mencegat dan mengamankan truk pada Minggu (11/10/2026) malam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BBM bersubsidi yang diangkut menggunakan kendaraan tersebut diduga akan dijual kembali kepada pengecer di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Jika dugaan itu terbukti, praktik tersebut berpotensi menyimpang dari tujuan penyaluran BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Penggunaan label Kopdes Merah Putih pada kendaraan itu turut menjadi sorotan. Namun, identitas pada kendaraan tidak serta-merta membuktikan keterlibatan koperasi secara kelembagaan. Hubungan antara truk, muatan Pertalite, dan kegiatan resmi koperasi masih perlu dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan aparat penegak hukum.

Sejumlah hal penting masih perlu diungkap, mulai dari asal BBM, pihak yang menguasai dan mengangkut muatan, tujuan distribusi, hingga dugaan adanya jaringan penyaluran kembali kepada pengecer.

Publik kini menantikan penjelasan resmi kepolisian mengenai status hukum pihak-pihak yang terlibat serta hasil pemeriksaan terhadap kendaraan dan seluruh muatannya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan perdagangan di luar ketentuan.

Hingga informasi ini disusun, dugaan penyalahgunaan distribusi BBM tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak kepolisian dan pihak terkait.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *